Central Java Fashion Batik dan Tenun Festival, Dongkrak Industri Kreatif

0
147

JEPARA – Bagian dari kegiatan Festival Kartini 2018, Central Java Fashion Batik dan Tenun Festival, yang digelar pada Sabtu (28/4), diproyeksikan mampu mendongkrak sektor industri kreatif di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini ari Festival Kartini 2018 ini diyakini mampu menggenjot sektor ekonomi dan penjaga eksistensi kearifan lokal.

Kegiatan ini juga memperebutkan Trophy Gubernur Jateng, diikuti 75 peserta dari berbagai kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Basuki Wijayanto mengatakan salah satu prioritas pembangunan di Kota Ukir adalah sektor pariwisata. Perpaduan industri kreatif dan pariwisata sangat diperlukan. “Manfaat kegiatan ini beragam. Selain hiburan, juga sekaligus sarana mengembangkan kreativitas dan mengenalkan seni budaya serta kearifan lokal yang ada di Jepara maupun daerah lain di Jateng,” kata dia.

Basuki berharap kegiatan ini juga mampu mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga seni budaya dan kearifan lokal. Jangan sampai sesuatu yang khas dari daerah diklaim oleh pihak lain.

Panitia Central Java Fashion Batik dan Tenun Festival 2018, Hadi Priyanto mengatakan pihaknya mewajibkan peserta mengenakan tenun dan batik khas daerah masing-masing. Langkah ini diharapkan berkorelasi membangkitkan sektor ekonomi di masing-masing daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya menampilkan kecantikan tapi mendidik anak-anak memiliki kreativitas, keberanian, percaya diri dan lain sebagainya,” jelas Ketua Yayasan Kartini Indonesia ini.

Menurut Hadi, kegiatan ini juga menegaskan jika pagelaran fashion tidak lagi hanya digelar di Semarang, Solo dan kota besar lainnya. Sebab daerah lain juga memiliki potensi dan modal yang besar untuk dijadikan lokasi perhelatan bergensi (DiskominfoJpr-dian).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here